Asmadun mengatakan, antusiasme anak-anak terlihat jelas selama mengikuti lomba. Ia melihat ekspresi keceriaan peserta saat mengikuti perlombaan berbeda dibandingkan ketika mereka mengikuti kegiatan pelatihan keterampilan rutin di RAP.
“Kalau dari pancaran wajahnya, tatkala melihat keceriaan wajah tatkala mengikuti pelatihan keterampilan di RAP dengan di acara lomba tadi sudah beda. Jadi rasa gembiranya itu beda pancarannya. Jadi semuanya antusias dan semuanya senang sekali,” tuturnya.
Pihaknya mengatakan, keterlibatan orang tua dalam agenda tersebut akan dipertahankan pada pelaksanaan tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, kegiatan seperti lomba Agustusan memberikan dampak positif sehingga layak menjadi agenda yang rutin digelar dengan tetap melibatkan orang tua sebagai panitia.
“Memang kami masih berharap bahwasanya kegiatan lomba seperti ini, karena positif, maka di tahun-tahun akan datang tetap dilaksanakan dan tetap melibatkan orang tua sebagai panitia penyelenggara,” ucapnya.
Agustus tahun ini, RAP Nginden Semolo Surabaya menyajikan lima perlombaan, yakni makan kerupuk, balap kelereng, memindahkan bola, kempit balon, dan mencantolkan topi.

NOW ON AIR SSFM 100

