Senin, 14 September 2026

Maba Umsura Sumbang Boneka hingga Popok untuk Korban Bencana NTT

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) dari berbagai daerah dan luar negeri menyumbangkan pampers hingga boneka untuk korban gempa NTT di lapangan Umsura, Surabaya, Senin (14/9/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

“Perempuan memiliki kebutuhan biologis yang tetap berlangsung dalam bencana. Menstruasi, kehamilan, persalinan, menyusui, dan kebutuhan kesehatan reproduksi tidak berhenti ketika terjadi bencana,” ucapnya.

Kondisi darurat itu, lanjut dia, menjadi lebih sulit karena keterbatasan akses terhadap air bersih, toilet, ruang privat, perlengkapan kebersihan, maupun layanan kesehatan yang dapat mengurangi rasa aman dan martabat perempuan di lokasi pengungsian.

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa pembalut dan popok seharusnya tidak ditempatkan sebagai bantuan tambahan, melainkan menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam respons kebencanaan.

“Pembalut dan popok seharusnya masuk dalam bantuan dasar korban bencana, termasuk di NTT. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut kesehatan, kebersihan, martabat, dan perlindungan kelompok rentan,” ucapnya.

Selain kebutuhan perempuan, perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak dengan menyumbang boneka. Ia menjelaskan boneka bukan semata-mata sebagai mainan, tetapi juga bagian dari dukungan psikososial anak yang mengalami situasi traumatis akibat bencana.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 14 September 2026
27o
Kurs