BPS: Neraca Perdagangan Defisit 1,61 Miliar Dollar AS, Pertama Kali dalam Enam Tahun Terakhir
Rabu, 1 Juli 2026 | 19:28 WIB
Brigjen Pol Iwan Saktiadi Dirlantas Polda Jawa Timur saat menjelaskan aplikasi ILMU Semeru di Mapolda Jatim, Rabu (1/7/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net
Selain kendaraan hasil curanmor, aplikasi ILMU Semeru juga memuat informasi kendaraan yang menjadi barang bukti kecelakaan lalu lintas. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui keberadaan kendaraannya dan berkoordinasi dengan kepolisian sesuai prosedur yang berlaku.
Iwan menuturkan, pengembangan fitur ILMU Semeru juga mendukung tugas kepolisian dalam mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan kendaraan bermotor. Aplikasi tersebut kini dapat diunduh di Google Playstore.
“Saat ini sistem masih kami optimalkan untuk wilayah Jawa Timur. Ke depan, apabila memungkinkan dikembangkan secara nasional, bukan tidak mungkin layanan ini dapat diintegrasikan lintas provinsi. Sehingga, akses informasi kendaraan menjadi semakin luas,” jelasnya.(wld/rid)