Kamis, 7 Mei 2026

Mengenal 2 Syarikah Haji Indonesia 2026: Raqeen Mashariq dan Al Bait Guests

Laporan oleh Widya Safitri
Bagikan
Untuk mendukung mobilitas jemaah di Makkah, pemerintah menyediakan Bus Sholawat yang beroperasi tanpa henti selama 24 jam. Foto: Kemenhaj

Pemerintah Indonesia pada musim haji 2026 menunjuk dua syarikah atau perusahaan layanan haji asal Arab Saudi untuk menangani kebutuhan jemaah haji Indonesia. Kedua syarikah tersebut adalah Raqeen Mashariq dan Al Bait Guests.

Kedua perusahaan itu bertanggung jawab melayani jemaah haji Indonesia mulai kedatangan di Arab Saudi hingga kepulangan ke Tanah Air, dengan layanan yang diberikan mencakup akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga bimbingan ibadah.

Penunjukan dua syarikah tersebut dilakukan pemerintah Indonesia melalui proses seleksi dan lelang yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah. Dalam prosesnya, Raqeen Mashariq dan Al Bait Guests berhasil menyisihkan total 17 syarikah yang mengikuti penyaringan.

Pada musim haji tahun ini, kedua syarikah itu melayani sekitar 203 ribu jemaah haji reguler Indonesia, baik selama berada di Madinah maupun Makkah.

Raqeen Mashariq sebelumnya juga menjadi salah satu syarikah yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi pada musim haji tahun lalu. Saat itu, perusahaan tersebut melayani sekitar 35.090 jemaah haji Indonesia. Raqeen Mashariq diketahui merupakan anak perusahaan Mashariq yang sebelumnya dikenal sebagai Muassasah Asia Tenggara untuk pelayanan haji.

Sementara Al Bait Guests atau Dhuyuf Al Bait mulai melayani jemaah haji Indonesia pada tahun lalu. Sebelumnya, perusahaan itu lebih banyak menangani jemaah dari kawasan Asia Selatan seperti India, Pakistan, dan Bangladesh. Pada musim haji 2025, Al Bait Guests melayani sekitar 35.997 jemaah Indonesia.

Pada penyelenggaraan haji 2026, pembagian layanan jemaah dilakukan berdasarkan embarkasi. Al Bait Guests menangani jemaah dari Embarkasi Batam, Padang, Jakarta-Pondok Gede, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, dan Lombok. Sementara embarkasi lainnya dilayani oleh Raqeen Mashariq.

Adapun tim suarasuarabaya.net yang mengikuti rombongan Embarkasi Surabaya pada, Kamis (7/5/2026), melihat langsung aktivitas pelayanan yang dilakukan Al Bait Guests sejak jemaah tiba di Madinah, hingga diberangkatkan menuju Makkah.

Petugas syarikah terlihat aktif melakukan pengecekan administrasi, dokumentasi, hingga manifes keberangkatan jemaah. Menariknya, banyak personel Al Bait Guests yang ternyata merupakan warga negara Indonesia sehingga memudahkan komunikasi dengan jemaah.

Penerapan sistem syarikah sendiri mulai diterapkan Pemerintah Arab Saudi sejak tahun 2023 sebagai bagian dari transformasi layanan haji.

Jika pada tahun lalu penerapan syarikah lebih dominan saat fase puncak haji di Makkah, maka pada musim haji 2026 pelayanan dilakukan secara penuh sejak jemaah tiba di Madinah hingga pelaksanaan ibadah di Makkah. (wid/bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 7 Mei 2026
29o
Kurs