Selasa, 14 April 2026

Menhaj: Distribusi Koper Haji Capai 74 Persen, Tuntas Sebelum Keberangkatan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Mochamad Irfan Yusuf Menteri Haji dan Umrah (tengah) dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI membahas persiapan haji 2026, Selasa (14/4/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Mochamad Irfan Yusuf Menteri Haji dan Umrah memaparkan perkembangan terbaru persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI.

Salah satu fokus utama adalah distribusi koper jemaah yang kini terus dikebut menjelang keberangkatan.

Irfan mengungkapkan bahwa distribusi koper oleh maskapai telah mencapai lebih dari separuh target. Maskapai Saudia Airlines tercatat telah mendistribusikan 74,1 persen koper jemaah, sementara Garuda Indonesia mencapai 50,8 persen.

“Distribusi koper oleh Saudi Airlines sudah mencapai 74,1 persen dan Garuda Indonesia 50,8 persen. Sisanya ditargetkan selesai paling lambat 17 April sehingga seluruh koper sudah diterima jemaah,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Untuk mengatasi keterlambatan, Kementerian juga mengambil langkah tegas terhadap pihak penyedia.

“Kami telah mengirimkan surat peringatan dan menurunkan tim asistensi untuk memantau serta membantu proses distribusi koper, termasuk mendatangi langsung perusahaan di Bogor yang menjadi salah satu sumber keterlambatan,” jelas Irfan.

Selain distribusi logistik, pemerintah juga mematangkan kesiapan keberangkatan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi. Irfan menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan akan dimulai secara bertahap pada April 2026.

“Keberangkatan petugas dimulai dari tim advance pada 13 April 2026, dilanjutkan petugas daerah kerja bandara dan Madinah pada 17–18 April, kemudian petugas Makkah pada 22 hingga 24 April, serta Amirul Haji dijadwalkan berangkat pada 19 Mei,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan tersebut disusun untuk memastikan pelayanan optimal bagi jemaah sejak awal kedatangan di Tanah Suci.

Dalam kesempatan tersebut, Irfan menegaskan komitmen Kementerian Haji dan Umrah dalam menjalankan mandat penyelenggaraan ibadah haji secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

“Kami berkomitmen penuh melaksanakan penyelenggaraan ibadah haji secara profesional, transparan, dan akuntabel demi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” tegasnya.

Ia pun berharap dukungan penuh dari DPR agar seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar dan sukses.

“Kami sangat mengharapkan dukungan DPR agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lancar dan sukses,” pungkas Irfan.(faz/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Selasa, 14 April 2026
28o
Kurs