Selasa, 8 September 2026

Menjadi Dangdut: Kisah Konsul Jenderal Jepang Menelusuri Musik Indonesia

Laporan oleh Keumala Fauzan Andini
Bagikan
Takonai Susumu Konsul Jenderal Jepang di Surabaya menunjukkan karyannya yang berjudul "Menjadi Dangdut". Foto: Konsulat Jenderal Jepang

Bagi banyak orang Indonesia, dangdut adalah musik yang begitu dekat dengan keseharian. Namun, bagi seorang mahasiswa Jepang pada 1984, musik tersebut justru menjadi pintu masuk untuk mengenal Indonesia lebih jauh.

Mahasiswa itu adalah Takonai Susumu, yang kini menjabat Konsul Jenderal Jepang di Surabaya. Ketertarikannya pada dangdut bermula ketika ia mendengar musik tersebut saat berjalan-jalan di Jakarta.

“Saya mendengar dangdut saat sedang jalan-jalan di Jakarta waktu itu. Musiknya sangat unik. Mirip musik dari India, tapi juga ada perbedaannya. Setahu saya selama ini, musik Indonesia itu ya gamelan dan keroncong. Tapi dangdut ini sangat menarik,” cerita Takonai dalam keterangan resminya, Selasa (8/9/2026).

Rasa penasaran itu kemudian berkembang menjadi penelitian akademik. Takonai menjadikan lirik lagu dangdut sebagai objek skripsi S-1 di Universitas Tokyo.

Ketertarikannya tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, tetapi terus berlanjut hingga jenjang S-3.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Selasa, 8 September 2026
28o
Kurs