Kamis, 23 Juli 2026

Mensos Perpanjang Masa Penjaringan Sekolah Rakyat SD Sampai Dua Bulan

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul Mensos saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat, yang dihadiri juga olah orang tua dan calon murid baru untuk tingkat SD, SMP, dan SMA, Jumat (26/6/2026), di Gedung LPSP Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Foto: Akira suarasurabaya.net

“Jadi, kita masih ada waktu ini 1 sampai 2 bulan karena memang ya sebagian masih perlu waktu ya, perlu adaptasi, masih ada orang tuanya belum tega, dan lain sebagainya gitu,” katanya.

Salah satu faktor utama penyebab kuota SD sulit terpenuhi karena dari pertimbangan orang tua yang belum merelakan anaknya sekolah dengan sistem boarding school.

Sementara itu Restu Novi Widiani Kepala Dinas Sosial Jatim mengungkap baru beberapa daerah saja yang kuota Sekolah Rakyat jenjang SD terpenuhi tiga rombel (rombongan belajar), seperti di Pasuruan dan Jombang.

“Terkait penerimaan siswa, kuota SD di beberapa daerah sudah terpenuhi. Seperti di Kota Pasuruan dan Jombang yang membuka tiga rombel. Namun di daerah lain masih satu dan dua rombel yang terpenuhi,” ujar Novi dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).

Menurut Kepala Dinsos Jatim tersebut, diperlukan pendekatan yang intensif kepada orang tua untuk menjangkau Sekolah Rakyat SD karena memiliki konsep boarding school.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 23 Juli 2026
30o
Kurs