Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan, daya tampung Sekolah Rakyat pada tahun ajaran baru (2026/2027) meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu dengan total 5.370 siswa yang terdiri atas sembilan rombongan belajar (rombel) dari tiga jenjang SD, SMP dan SMA.
Muhammad Amiruddien Staf Pengolah Data dan Informasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menjelaskan, tahun ini jumlah Sekolah Rakyat di Jatim mencapai 29 unit dengan komposisi sekolah permanen dan rintisan.
Kalau tahun sebelumnya Sekolah Rakyat di Jatim memiliki daya tampung sekitar 2.350 siswa, tahun ini jumlahnya hampir dua kali lipat karena penambahan unit sekolah permanen di berbagai daerah.
“Lebih banyak sekarang, kemarin 2.350, sekarang sekitar 5.310 sampai 5.370. Naiknya hampir dua kali lipat,” ujar Amiruddien ditemui di Kantor Dinsos Jatim, Rabu (8/7/2026).
Dari total tersebut, terdapat 10 Sekolah Rakyat yang masih berstatus rintisan, sementara 16 unit akan berpindah ke lokasi permanen. Selain itu, terdapat enam Sekolah Rakyat permanen yang langsung berjalan tanpa melalui tahap rintisan.

NOW ON AIR SSFM 100

