Rabu, 8 Juli 2026

Sekolah Rakyat Jenjang SD di Jatim Sepi Peminat, Orang Tua yang Belum Siap Diduga Jadi Penyebab

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Muhammad Amiruddien Staf Pengolah Data dan Informasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur saat menunjukkan data Sekolah Rakyat Permanen, Rabu (8/7/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menghadapi tantangan dalam upaya memenuhi kuota peserta didik Sekolah Rakyat pada jenjang Sekolah Dasar (SD).

Meski daya tampung Sekolah Rakyat tahun ajaran baru 2026 meningkat hampir dua kali lipat, proses penjaringan siswa SD terkendala oleh faktor orang tua.

Muhammad Amiruddien Staf Pengolah Data dan Informasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menjelaskan, kendala itu dipengaruhi oleh sebagian orang tua yang belum siap menitipkan anaknya tinggal di asrama.

“Kesulitannya SD. Anak-anak SD itu masih terlalu kecil. Padahal Kemensos sudah punya standar, kelas 1 itu sekitar usia 7 tahun supaya tidak terlalu kecil,” ujar Amiruddien dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Menurut Amiruddien, meski keluarga tersebut masuk kategori masyarakat dalam desil 1 dan 2 yang menjadi sasaran Sekolah Rakyat, faktor kesiapan orang tua menjadi pertimbangan utama.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 8 Juli 2026
31o
Kurs