Senin, 7 September 2026

Modifikasi Cuaca Jatim Picu Hujan di 11 Titik, Pemprov Tekan Risiko Karhutla dan Kekeringan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim saat meninjau persiapan operasi modifikasi cuaca. Foto: Dok. BPBD Jatim

“Alhamdulillah, pelaksanaan OMC menunjukkan hasil positif. Berdasarkan pemantauan melalui perangkat ARG, hujan terpantau turun di 11 titik pada enam kabupaten yang menjadi wilayah sasaran prioritas,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (7/9/2026).

Berdasarkan data pemantauan Automatic Rain Gauge (ARG) per 6 September 2026, hujan terpantau di Kabupaten Lumajang, Banyuwangi, Malang, Jember, Trenggalek, dan Pacitan.

Khofifah berharap hujan tersebut dapat membantu mengurangi dampak kekeringan sekaligus menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.

“Semoga hujan yang turun ini memberikan manfaat bagi masyarakat, membantu menjaga ketersediaan air, mengurangi dampak kekeringan, serta menekan risiko kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jatim mencatat OMC telah dilakukan empat kali sepanjang 3-6 September 2026.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 7 September 2026
28o
Kurs