Sabtu, 24 Oktober 2026

Modifikasi Cuaca Jatim Picu Hujan di 11 Titik, Pemprov Tekan Risiko Karhutla dan Kekeringan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim saat meninjau persiapan operasi modifikasi cuaca. Foto: Dok. BPBD Jatim

Dalam rangkaian operasi tersebut, sebanyak 3.200 kilogram bahan semai natrium klorida (NaCl) disebarkan untuk meningkatkan peluang terbentuknya hujan di wilayah sasaran.

OMC pertama dilakukan pada Kamis (3/9/2026) pukul 15.50 WIB menggunakan pesawat CASA NC212/A-2104. Operasi menyasar wilayah Lumajang dan Probolinggo dengan membawa 800 kilogram bahan semai NaCl.

Operasi kembali dilakukan pada Jumat (4/9) sekitar pukul 15.25 WIB. Sasaran meliputi wilayah Probolinggo-Lumajang, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), area di atas Kota Batu dan Gunung Arjuno, serta wilayah Malang. Sebanyak 800 kilogram NaCl kembali disebarkan dalam operasi tersebut.

Secara keseluruhan, wilayah sasaran OMC mencakup sejumlah daerah, antara lain Malang, Kota Batu, Lumajang, Probolinggo, Jember, Bondowoso, hingga Banyuwangi.

Khofifah menjelaskan, pelaksanaan OMC tidak dilakukan secara sembarangan. Waktu dan lokasi operasi ditentukan berdasarkan kondisi atmosfer dan keberadaan awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Sabtu, 24 Oktober 2026
34o
Kurs