Gus Ipul juga membantah rumor mengenai adanya “paket Istana” dalam proses pemilihan kepemimpinan NU.
Ia memastikan seluruh proses pengusulan nama, termasuk calon anggota Ahwa, berasal dari peserta Muktamar melalui mekanisme yang berjalan di tingkat cabang dan wilayah.
Menurutnya, usulan tersebut dibahas melalui mekanisme internal dan dilakukan secara terbuka.
“Itu saya pastikan tidak ada. Makanya tadi saya sampaikan prosesnya semua transparan, bersaing secara sehat, semua juga mengajukan usulan-usulannya, ya,” kata Gus Ipul.
Ia menjelaskan, usulan Ahwa dan berbagai nama lainnya berasal dari cabang serta wilayah yang kemudian diproses melalui rapat harian Syuriah di masing-masing tingkatan.
“Baik Ahwa dan lain sebagainya, itu kan usulan dari cabang dan wilayah. Diproses secara transparan melalui rapat harian Syuriah di tingkatan masing-masing. Jadi itu prosesnya terbuka dan transparan. Tidak ada paket Istana, ya. Yang ada ini adalah paket dari peserta Muktamar,” pungkasnya.(faz/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

