Pemberhentian ini terbilang cukup singkat setelah Muzakki kembali dipercaya memimpin UIN Sunan Ampel Surabaya. Ia baru saja dilantik sebagai rektor pada 15 September 2026.
Sebelumnya, Prof. Muzakki juga pernah menjabat sebagai Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya selama empat tahun, yakni pada periode 2022–2026. Dengan demikian, periode kepemimpinannya kali ini hanya berlangsung beberapa hari sebelum dirinya mengajukan pengunduran diri
Muhammad Zain menegaskan, pemberhentian Prof. Muzakki dilakukan secara hormat. Kementerian Agama juga menyampaikan apresiasi atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya.
“Melalui KMA yang terbit pada 23 September 2026 ini, Menag memberhentikan Prof. Muzakki dengan hormat dan ucapan terima kasih atas jasa-jasanya selama ini,” ujarnya.
Untuk memastikan kegiatan kampus tetap berjalan, Nasaruddin Umar Menteri Agama menunjuk Prof. Amien Suyitno Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya.

NOW ON AIR SSFM 100

