Ombudsman juga mendapati sekitar enam hingga tujuh orang yang diduga merupakan warga binaan berada secara terpisah di kawasan tersebut. Namun, identitas dan status seluruh orang yang berada di lokasi belum dapat dipastikan.
“Yang sempat kami wawancarai satu. Mungkin ada enam sampai tujuh yang terpisah sendiri,” ujar Fikri.
Temuan tersebut diperoleh setelah tim Ombudsman sempat terlibat cekcok dan aksi saling dorong dengan petugas keamanan yang menghalangi akses masuk ke kawasan lapas.
Fikri mengatakan salah satu petugas Ombudsman bahkan sempat mengalami kaki terjepit dalam insiden tersebut. Meski demikian, tim tetap berupaya masuk untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap dugaan maladministrasi pelayanan publik di lapas.
“Tentu kami semakin bertanya, ada apa kok kami dihalang-halangi. Setelah ketemu di sana, ternyata banyak sekali rumah yang diduga narapidana ada di dalam sana,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

