Senin, 6 Juli 2026
Advertorial

Pelindo Terminal Petikemas Kenalkan Dunia Pelabuhan ke Anak Lewat Portground Vol. 1

Laporan oleh Tim Redaksi
Bagikan
Peserta Portground mendapat penjelasan dari petugas saat port visit. Foto: Pelindo

Mengenalkan dunia pelabuhan kepada anak-anak tidak selalu dilakukan dengan cara yang kaku. Melalui kegiatan Portground Vol. 1, PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal peran penting pelabuhan, keselamatan, serta bahaya narkotika sejak dini.

Kegiatan yang digagas oleh Pelindo TPK ini dilaksanakan di PT Terminal Petikemas Surabaya pada Senin (6/7/2026).

Dalam program ini, Pelindo TPK berkolaborasi dengan BNN Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya. Anak-anak tidak hanya dikenalkan pada aktivitas kepelabuhanan, tetapi juga mendapat edukasi tentang bahaya narkotika serta keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.

Portground Vol. 1 diikuti peserta kelas 5 dan 6 SD serta kelas 7 dan 8 SMP dari berbagai kota di Jawa Timur. Antusiasme peserta cukup tinggi. Dari target 50 peserta, sekitar 555 anak tercatat mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak melihat langsung aktivitas di lingkungan pelabuhan. Mereka dikenalkan pada peran pelabuhan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari arus barang, peti kemas, hingga distribusi kebutuhan masyarakat.

Salah satu peserta Portground mempresentasikan kepelabuhanan. Foto: Pelindo

Widyaswendra, Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, mengatakan Portground menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun kesadaran sejak dini tentang peran strategis pelabuhan.

“Pembentukan awareness sejak dini adalah investasi jangka panjang. Melalui Portground, kami ingin mengajak anak-anak melihat langsung aktivitas di pelabuhan, memahami bagaimana barang-barang yang mereka gunakan sehari-hari dapat sampai ke berbagai daerah, serta menumbuhkan rasa ingin tahu mereka terhadap dunia kepelabuhanan. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi para peserta,” ujar Widyaswendra.

Widyaswendra menambahkan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan edukasi kepelabuhanan memiliki daya tarik bagi anak-anak maupun orang tua. Menurutnya, pelabuhan berperan penting dalam mendukung konektivitas dan perekonomian nasional, sehingga perlu dikenalkan kepada generasi muda dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.

Widyaswendra Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas memberikan paparan kepelabuhanan dalam kegiatan Portground. Foto: Pelindo

Selain mengenal pelabuhan, peserta juga mendapat edukasi bahaya narkotika dari BNN Kota Surabaya. Heru Prasetyo, Kepala BNN Kota Surabaya, mengatakan pengenalan bahaya narkotika perlu dilakukan sejak dini. Langkah ini sejalan dengan program Kepala BNN RI, Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba atau ANANDA BERSINAR.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta berani menolak hal-hal negatif. Melalui kegiatan seperti Portground ini, edukasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang lebih ringan, menyenangkan, dan mudah diterima,” kata Heru.

BPBD Kota Surabaya juga memberikan edukasi tentang keselamatan dan kesiapsiagaan bencana. Nadya Sukma Batubara, Tim Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Surabaya, mengatakan pemahaman keselamatan perlu dibangun sejak dini agar anak-anak lebih siap menghadapi situasi darurat.

“Keselamatan adalah pengetahuan dasar yang penting dimiliki oleh setiap anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan langkah-langkah sederhana terkait kesiapsiagaan, apa yang harus dilakukan saat terjadi kondisi darurat, serta pentingnya tidak panik dan mengikuti arahan petugas,” ujar Nadya.

Antusiasme peserta Portground saat di ruang Planning and Control Pelabuhan Tanjung Perak. Foto: Pelindo

Raff Yehezkiel Hutapea, peserta dari SD Bunga Bangsa Surabaya, mengaku senang bisa mengikuti Portground karena mendapat pengalaman baru.

“Saya senang bisa melihat pelabuhan dari dekat. Jadi tahu kalau terminal peti kemas itu besar sekali dan banyak barang dikirim lewat kapal,” ujar Raff.

Kesan positif juga disampaikan Lysa Octaviani, salah satu orang tua peserta. Menurutnya, Portground menjadi kegiatan liburan yang produktif dan bermanfaat bagi anak.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman yang baik untuk mengisi liburan anak secara produktif. Anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar hal baru tentang pelabuhan, tentang bahaya narkotika dan keselamatan. Semoga kedepan kegiatan seperti ini terus dapat terlaksana sehingga kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal dunia pelabuhan semakin luas,” ujar Lysa Octaviani.

Pelindo TPK berharap Portground Vol. 1 menjadi langkah awal untuk menghadirkan edukasi pelabuhan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya anak-anak. Melalui kolaborasi dunia kepelabuhanan, lembaga pencegahan narkotika, dan unsur kebencanaan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang belajar yang informatif sekaligus memberi pengalaman langsung bagi peserta.(adv/iss/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 6 Juli 2026
29o
Kurs