Sementara itu, Prof Bambang Pramujati Rektor ITS menyampaikan, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kampus memiliki peran penting. Dalam hal ini adalah membantu Kementerian UMKM untuk bisa membantu UMKM berkembang.
“Sebagai institusi, tentunya kita yakin bahwa ITS berperan sebagai enabler teknologi. Jadi kita bisa membantu dari segi teknologi, kita juga bisa membantu dari sisi inovasi,” tuturnya.
Prof. Bambang mengungkapkan, ITS pernah membuat gerakan “1.000 Desain Kemasan” untuk membantu UMKM memiliki desain kemasan yang lebih menarik.
Sejauh ini, lanjut Prof Bambang, setiap tahun ITS menerima hampir 50 inkubator berbeda kelas. Mulai kelas A, B, dan V serta lama coaching yakni, 6 bulan, 1 tahun, hingga 3 tahun.
“Nah, ini peran perguruan tinggi. Di samping kami juga memiliki inkubator, kami juga bantu coaching, mencari mitra, investor, dan sebagainya. Kira-kira itu peran institusi pendidikan. Kami terima kasih sekali kepercayaan oleh Kementerian,” tutupnya.(kir/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

