Dilansir dari Antara, Melki mengungkapkan bahwa komitmen bantuan tersebut disepakati dalam rapat bersama pemerintah pusat pada 20 Agustus 2026.
Rapat itu dihadiri Maruarar Sirait Menteri PKP, Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri, Nusron Wahid Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta pemerintah daerah dari tiga wilayah yang mengalami dampak gempa cukup berat.
Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menyatakan kesiapan menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 1.000 unit rumah bagi masyarakat terdampak gempa di Flores.
Bantuan akan digunakan untuk membangun rumah baru maupun memperbaiki rumah yang tingkat kerusakannya masih memungkinkan untuk ditangani.
“Pembangunan dan perbaikan rumah menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah gempa. Karena itu, bantuan tidak hanya diarahkan untuk membangun rumah baru, tetapi juga memperbaiki rumah warga yang masih memungkinkan untuk diselamatkan,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

