Rabu, 23 September 2026

Pemprov Jatim Bidik UPT Sapi Perah Batu Tingkatkan Ternak jadi 200 Ekor

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim saat meninjau langsung pengelolaan sapi perah di UPT PT dan HMT Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Jalan Raya Tlekung, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Foto: Humas Pemprov Jatim

Pemprov Jawa Timur menargetkan populasi sapi perah di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Kota Batu bertambah dari 130 menjadi 200 ekor untuk meningkatkan produksi susu, pembibitan, dan pengembangan peternakan di daerah.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengatakan, keberadaan UPT tersebut memiliki fungsi strategis karena tidak hanya menjadi pusat pembibitan dan pengembangan peternakan, namun juga menghasilkan produk yang memberikan nilai ekonomi bagi daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Jatim saat meninjau langsung pengelolaan sapi perah di UPT PT dan HMT Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Jalan Raya Tlekung, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

“Saya merasa bahwa proses yang dilakukan cukup bagus. Kandangnya bersih dan produktivitasnya juga tinggi. Oleh karena itu, UPT ini juga sudah memberikan PAD (Pendapatan Asli Daerah) kepada Pemprov Jawa Timur,” ujar Khofifah, Selasa (22/9/2026).

Sementara itu produktivitas sapi laktasi di UPT sendiri berada pada kisaran 25–30 liter susu per ekor setiap hari. Dengan 40 ekor sapi laktasi, produksi susu yang dihasilkan mencapai sekitar 600 liter per hari.

Produksi tersebut kemudian dipasarkan dan berkontribusi terhadap PAD Provinsi Jawa Timur sekitar Rp 1 miliar per tahun. Kontribusi tersebut juga berasal dari Agrowisata ternak, benih rumput dan produk hilirisasi susu berupa keju, susu pasturisasi dan stik keju.

Menurut Khofifah, capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan aset dan fasilitas peternakan Pemprov Jatim dapat dikembangkan sebagai penguatan sektor peternakan sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Dia berharap kapasitas populasi sapi perah di UPT PT dan HMT Batu dapat terus ditingkatkan. Pengembangan populasi tersebut diharapkan sejalan dengan peningkatan produktivitas dan kualitas bibit.

“Mudah-mudahan kita bisa meluaskan dari 130 menjadi 200 ekor yang ada di UPT Kota Batu ini karena areanya cukup luas,” ucapnya. (wld/fia/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 23 September 2026
27o
Kurs