Senin, 14 September 2026

Pemprov Jatim Pangkas 1.619 Hektare Kawasan Kumuh Dalam Dua Tahun

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Jakarta, Senin (14/9/2026). Foto: Humas Pemprov Jatim

Pemangkasan tersebut dilakukan melalui Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu dan Terintegrasi (Permata Jatim) yang dipadukan dengan Sistem Informasi Kawasan Kumuh sebagai basis data penanganan kawasan.

“Ini sekadar pengalaman kami, kami membangun Permata Jatim dengan tujuan mengintervensi permukiman yang terpadu dan terintegrasi di Jawa Timur,” ujarnya.

Ia mengatakan, Permata Jatim tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik namun diawali dengan diagnosis kawasan untuk menentukan intervensi sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Program tersebut menyasar tujuh aspek kekumuhan, mulai bangunan gedung, jalan lingkungan, drainase, penyediaan air minum, pengelolaan air limbah, persampahan, hingga proteksi kebakaran.

“Setiap kawasan ditangani sebagai satu unit transformasi, bukan sekadar kumpulan paket pekerjaan,” tegasnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 14 September 2026
27o
Kurs