Sabtu, 31 Oktober 2026

Pemprov Jatim Pangkas 1.619 Hektare Kawasan Kumuh Dalam Dua Tahun

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Jakarta, Senin (14/9/2026). Foto: Humas Pemprov Jatim

Pemangkasan tersebut dilakukan melalui Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu dan Terintegrasi (Permata Jatim) yang dipadukan dengan Sistem Informasi Kawasan Kumuh sebagai basis data penanganan kawasan.

“Ini sekadar pengalaman kami, kami membangun Permata Jatim dengan tujuan mengintervensi permukiman yang terpadu dan terintegrasi di Jawa Timur,” ujarnya.

Ia mengatakan, Permata Jatim tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik namun diawali dengan diagnosis kawasan untuk menentukan intervensi sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Program tersebut menyasar tujuh aspek kekumuhan, mulai bangunan gedung, jalan lingkungan, drainase, penyediaan air minum, pengelolaan air limbah, persampahan, hingga proteksi kebakaran.

“Setiap kawasan ditangani sebagai satu unit transformasi, bukan sekadar kumpulan paket pekerjaan,” tegasnya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Sabtu, 31 Oktober 2026
30o
Kurs