Senin, 14 September 2026

BRICS Soroti Scam Lintas Negara, Platform Teknologi Diminta Ikut Bergerak

Laporan oleh Wilda Aulia Maulida Afni
Bagikan
Ilustrasi Online Scamming. Foto Pew Research Center

Negara-negara BRICS menyoroti berkembangnya jaringan penipuan terorganisasi lintas negara, termasuk operasi cross-border fraud dan scam compounds yang memanfaatkan teknologi digital serta sistem pembayaran untuk menjalankan kejahatan.

BRICS mendorong tindakan internasional yang terkoordinasi untuk membongkar jaringan tersebut, melacak dan mengembalikan hasil kejahatan, serta melindungi korban.

Sikap itu tercantum dalam New Delhi Declaration hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS XVIII di New Delhi, India, pada 12-13 September 2026.

Dalam deklarasi itu, para pemimpin BRICS menyatakan keprihatinan serius terhadap meningkatnya jaringan scam terorganisasi yang memanfaatkan teknologi digital, sistem pembayaran, serta orang-orang dalam kondisi rentan.

“Kami menyatakan keprihatinan serius atas berkembangnya jaringan scam terorganisasi, termasuk operasi penipuan lintas negara dan apa yang disebut scam compounds, yang mengeksploitasi teknologi digital, sistem pembayaran, dan individu dalam situasi rentan,” demikian pernyataan BRICS yang diterjemahkan dari dokumen berbahasa Inggris.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 14 September 2026
27o
Kurs