Minggu, 1 November 2026

BRICS Soroti Scam Lintas Negara, Platform Teknologi Diminta Ikut Bergerak

Laporan oleh Wilda Aulia Maulida Afni
Bagikan
Ilustrasi Online Scamming. Foto Pew Research Center

Negara-negara BRICS menyoroti berkembangnya jaringan penipuan terorganisasi lintas negara, termasuk operasi cross-border fraud dan scam compounds yang memanfaatkan teknologi digital serta sistem pembayaran untuk menjalankan kejahatan.

BRICS mendorong tindakan internasional yang terkoordinasi untuk membongkar jaringan tersebut, melacak dan mengembalikan hasil kejahatan, serta melindungi korban.

Sikap itu tercantum dalam New Delhi Declaration hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS XVIII di New Delhi, India, pada 12-13 September 2026.

Dalam deklarasi itu, para pemimpin BRICS menyatakan keprihatinan serius terhadap meningkatnya jaringan scam terorganisasi yang memanfaatkan teknologi digital, sistem pembayaran, serta orang-orang dalam kondisi rentan.

“Kami menyatakan keprihatinan serius atas berkembangnya jaringan scam terorganisasi, termasuk operasi penipuan lintas negara dan apa yang disebut scam compounds, yang mengeksploitasi teknologi digital, sistem pembayaran, dan individu dalam situasi rentan,” demikian pernyataan BRICS yang diterjemahkan dari dokumen berbahasa Inggris.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Minggu, 1 November 2026
28o
Kurs