Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu telah mengirim sampel DNA jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu ke Pusat Kedokteran dan dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pusdokkes Mabes Polri).
“Terkait pencocokan DNA jadi untuk jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara saat ini sudah dikirimkan sampel DNA nya ke Pusdokkes Mabes Polri untuk dicocokkan,” sebut Kombes Pol. Imam Wijayanto Kabid Humas Polda Bengkulu.
Autopsi tersebut dilakukan guna memastikan identitas jenazah tersebut apakah ada kaitannya dengan hilangnya lima jurnalis dan tiga awak kapal yang meliput aktivitas Anak Gunung Krakatau.
“Untuk waktunya berapa lamanya kita masih menunggu nanti setelah hasil akan kita sampaikan kembali,” sebutnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh penyidik, diketahui jenazah tersebut bukan masyarakat sekitar atau warga asli Pulau Enggano.

NOW ON AIR SSFM 100

