Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, kru Finns SGi Air Bali, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTD, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dinas Kesehatan Lombok Barat, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, hingga Puskesmas Jembatan Kembar.
Pergerakan di lapangan juga didukung sejumlah alat utama, antara lain KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB Nusa Penida, helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, KAL Lembar, kapal Polair KP XXI-2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta ambulans RSUD NTB.
Sebagai informasi, hingga Kamis (13/8/2026) kemarin, total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 212 orang. Rinciannya, 211 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Tim SAR gabungan kini memfokuskan pencarian terhadap lima penumpang yang dilaporkan masih belum ditemukan. (ant/bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

