Lebih lanjut, Mansour menyebut proses hukum internal Israel sebagai sebuah “penipuan” dan menuding “proses penyelidikan dan pengadilan Israel dirancang untuk menjaga impunitas”, bukannya memastikan keadilan bagi korban.
Dia mendesak agar rakyat Palestina mendapat “perlindungan internasional” sedini mungkin hingga terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
Wakil Palestina untuk PBB itu menutup pernyataannya dengan mengungkapkan keyakinan akan kawasan Timur Tengah di mana negara-negaranya menikmati “perdamaian, keamanan, dan kemakmuran bersama”.
Mansour juga memperingatkan anggota-anggota DK PBB bahwa dunia harus bertindak sekarang, sesuai hukum yang disepakati, atau tragedi yang terjadi kali ini akan menjadi “awal dari ketakutan-ketakutan lain”.
“Masa depan yang berbeda amat mungkin terwujud jika kita bertindak bersama hari ini,” demikian Mansour.(ant/kir/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

