Riyad Mansour Pengamat Tetap Palestina Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut langkah Israel melakukan aneksasi atau pengambilan penuh terhadap wilayah Palestina memupus segala harapan perdamaian di kawasan.
“Mereka tidak peduli bahwa aneksasi membunuh segala harapan mewujudkan perdamaian di kawasan kita,” kata Mansour, melansir Antara, Kamis (27/8/2026).
Dia menyebut proses lelang proyek untuk kawasan E1, koridor strategis yang menghubungkan Yerusalem Timur dengan wilayah Tepi Barat yang diduduki, adalah “tindakan perang” terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Palestina.
Mansour menuding Israel sengaja menggagalkan rencana perdamaian 20 poin usulan Donald Trump Presiden Amerika Serikat dan didukung resolusi PBB. Terlebih, rezim zionis di Tel Aviv ingin menggagalkan implementasi rencana komprehensif yang menolak langkah aneksasi oleh Israel itu.
Diplomat Palestina itu menyebut langkah mengatasi krisis kawasan melalui “pemusnahan” pembangunan nasional Palestina merupakan sebuah “kegilaan”.

NOW ON AIR SSFM 100

