Sabtu, 19 September 2026

Pengangguran Lulusan Vokasi Masih Tinggi, Wamendiktisaintek Minta Kampus Berbenah

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Fauzan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) bersama Nurhasan Rektor Unesa di Unesa, Surabaya. Foto: Risky suarasurabaya.net

Fauzan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) mendorong perguruan tinggi vokasi memperkuat keselarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri untuk menekan angka pengangguran.

Hal itu ia tegaskan dalam Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Minggu (2/8/2026) hingga Selasa (4/8/2026).

“Pendidikan vokasi kan banyak jumlahnya, seribu lebih. Satu sisi, pengangguran yang berijazah vokasi juga masih banyak. Tentu ini tidak bisa dibiarkan,” katanya.

Fauzan menjelaskan, salah satu penyebab masih tingginya pengangguran lulusan vokasi adalah belum optimalnya kesesuaian antara kompetensi yang diajarkan di perguruan tinggi dengan kebutuhan riil dunia kerja. Oleh karena itu, ia ingin agar setiap kampus vokasi memastikan program studi yang dimiliki benar-benar relevan dengan perkembangan industri.

“Perguruan Tinggi Vokasi memiliki tanggung jawab besar untuk bisa merealisasikan relevansi antara program studi dengan dunia usaha dan dunia industri,” ucapnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 19 September 2026
32o
Kurs