Fauzan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) melepas sebanyak 16 ribu mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk mengikuti Program Mahasiswa Berdampak Mobilitas Akademik Tahun Akademik 2026/2027.
Fauzan mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya Kemendiktisaintek untuk mendorong perguruan tinggi menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pembelajaran di luar kampus.
“Dengan demikian, karya-karya akademik kampus tidak hanya berakhir sebagai tumpukan jurnal ilmiah, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya di Unesa pada Senin (27/7/2026).
Fauzan mengatakan, mahasiswa yang diterjunkan ke masyarakat, akan belajar dari berbagai realitas sosial sekaligus ditantang menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Langkah ini juga diharapkan mampu menciptakan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan industri, masyarakat, serta media,” ujarnya.









