Senin, 24 Agustus 2026

Pengemudi Wanita Mabuk Tabrak Taksi dan Pikap di Surabaya, 1 Orang Meninggal

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi Kecelakaan Mobil. Foto: Pixabay

Seorang wanita berinisial ANR (32 tahun) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander dalam pengaruh alkohol, menabrak taksi listrik hingga pikap di kawasan pusat Kota Surabaya, Minggu (23/8/2026) dini hari WIB. Akibatnya, seorang pria berusia 25 tahun meninggal dunia.

Iptu Sulton Kanit Gakkum Polrestabes Surabaya saat dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan terjadi di dua lokasi. Yang pertama di Jalan Taman Apsari, kemudian berlanjut di Jalan Gubernur Suryo, kawasan Grahadi.

Saat itu, Mitsubishi Outlander nopol L 1049 OO yang dikemudikan ENR, melaju dari arah selatan menuju utara. Tapi, saat belok ke kiri, ENR yang dalam kondisi mabuk menabrak sebuah taksi listrik yang sedang parkir, dan kemudian kabur.

“Saat berbelok kiri pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol dan menabrak taksi listrik VinFast yang sedang terparkir di kanan jalan. Kemudian dari lokasi pertama, pengemudi melaju kembali dan meninggalkan TKP menuju jalan Gubernur Suryo di samping Alun-Alun Surabaya,” kata Sulton saat on air di Radio Suara Surabaya, Senin (24/8/2026).

Taksi itu mengalami kerusakan ringan di bagian belakang kiri, sedangkan pengemudinya tidak mengalami luka. Sedangkan ENR, mengaku meninggalkan lokasi karena merasa takut. “Kalau dari pengakuannya takut,” ujar Sulton.

Sesampainya di Jalan Gubernur Suryo, tepatnya di samping Alun-Alun Surabaya atau kawasan depan Grahadi, mobil yang dikemudikan ENR kembali mengalami kecelakaan. Kali ini, mobil itu menabrak RPK (25 tahun), yang saat itu sedang memuat barang di belakang mobil pikap dan parkir di sisi jalan.

“Kendaraan tersebut akhirnya menabrak saudara RPK yang sedang menaikkan barang di mobil pikap Mitsubishi L300 yang sedang terparkir di kiri jalan,” kata Sulton.

RPK yang mengalami luka berat akibat ditabrak ENR, langsung dilarikan ke UGD RSUD dr. Soetomo. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan medis.

“Untuk kondisi korban saat ini pada saat kejadian mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke UGD RSUD Dr. Soetomo, namun dinyatakan meninggal saat mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

ENR Dipastikan Positif Alkohol

Sementara dari hasil olah TKP dan pengecekan, dipastikan kalau ENR saat kejadian sedang dalam pengaruh alkohol. Pengecekan dilakukan dengan metode tiup menggunakan breathalyzer di lokasi kejadian. Hasilnya, pengemudi perempuan itu positif mabuk.

“Dari hasil TKP kami langsung melakukan pengecekan dengan metode tiup dan hasilnya positif,” kata Sulton.

Kanit Gakkum mengatakan, sejauh ini polisi tidak menemukan masalah teknis pada kendaraan yang memicu kecelakaan. Sistem pengereman mobil itu juga disebut dalam kondisi normal.

“Saat ini hasil dari pemeriksaan masih murni atas pengemudi. Jadi terkait kendaraannya tidak ada masalah pengereman,” ujarnya.

ENR yang saat itu mengemudi seorang diri, kata Sulton, juga tidak membawa dokumen berjendara. Bahkan dalam video yang viral di media sosial, ENR juga tampak emosi saat akan diamankan petugas. Saat ini, ia masih diamankan di Mako Satlantas Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara untuk tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni Mitsubishi Outlander, taksi listrik VinFast, serta mobil pikap juga diamankan untuk kepentingan penyidikan. “Pada saat ini yang jelas pengemudinya masih kita amankan dan kami mintain keterangan,” pungkas Sulton. (bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 24 Agustus 2026
31o
Kurs