“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang timbul akibat kejadian ini. Keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama KAI. Kami tidak mentoleransi setiap bentuk pelanggaran terhadap prosedur operasional yang dapat berpotensi menimbulkan risiko keselamatan,” katanya.

Lebih lanjut, Tohari menyatakan petugas yang bersangkutan sudah menjalani proses pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kejadian itu juga jadi evaluasi untuk memperkuat disiplin, meningkatkan pengawasan, serta menjamin seluruh petugas menjalankan tugas sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
“Kami akan terus memperkuat pembinaan dan pengawasan kepada seluruh petugas perlintasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. KAI berkomitmen menjaga keandalan operasional dan memberikan pelayanan yang mengedepankan aspek keselamatan,” lanjut Tohari.

NOW ON AIR SSFM 100

