KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau seluruh pengguna jalan senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati setiap akan melintasi perlintasan sebidang kereta api, baik yang dijaga maupun tidak dijaga, serta yang dilengkapi palang pintu maupun yang tidak dilengkapi palang pintu.
Palang pintu perlintasan, lanjutnya, bukan alat pengamanan utama bagi pengguna jalan, melainkan hanya sebagai alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api. Oleh karena itu, keselamatan tetap menjadi tanggung jawab setiap pengguna jalan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu disiplin saat akan melintasi perlintasan sebidang. Jangan bergantung pada keberadaan palang pintu, karena palang pintu hanyalah alat bantu. Berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, pastikan aman, kemudian baru melanjutkan perjalanan. Baik di perlintasan yang dijaga maupun tidak dijaga, berpalang pintu maupun tidak berpalang pintu, keselamatan berawal dari kewaspadaan dan kepatuhan setiap pengguna jalan. Mari bersama-sama mewujudkan perjalanan yang selamat dengan selalu mendahulukan perjalanan kereta api,” tutup Tohari.
Diketahui, dugaan penjaga perlintasan Mengkreng tertidur itu diunggah oleh akun instagram @zukoardianlibra4 yang memperlihatkan palang pintu terbuka saat kereta melintas.(lta/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

