“Berdasarkan video-video yang telah kami lihat, tampaknya itu merupakan pendekatan yang tidak stabil,” kata Diaz. Ia menambahkan bahwa terdapat sejumlah faktor yang harus diperiksa NTSB dalam penyelidikan.
Setelah melewati ujung landasan, pesawat melintasi area berumput, menerobos pagar kawat berduri, lalu menghancurkan pembatas beton sebelum menuju jalan empat lajur.
Pesawat kemudian menabrak dua kendaraan, yakni sebuah van Ford tahun 2012 yang membawa tujuh orang dan sebuah SUV Toyota. Pesawat baru berhenti sekitar 1.300 kaki atau sekitar 396 meter setelah permukaan landasan berakhir, dekat area parkir.
Api kemudian muncul di sekitar mesin sebelah kanan pesawat. Lebih dari 60 unit pemadam dan penyelamat serta sekitar 200 petugas dikerahkan untuk menangani kecelakaan tersebut.
Pesawat berusia 32 tahun itu merupakan Boeing 767 yang dioperasikan 21 Air, perusahaan penerbangan kargo yang berkantor pusat di North Carolina dan memiliki pusat operasi di Miami. 21 Air menjadi salah satu operator yang digunakan Amazon Air.

NOW ON AIR SSFM 100

