Kecelakaan tersebut juga berdampak pada operasional Bandara Internasional Miami. Dua dari empat landasan pacu bandara ditutup pada Senin (7/9/2026), sementara ratusan penerbangan mengalami pembatalan dan penundaan.
Penyelidikan juga menyoroti keberadaan sistem keselamatan di ujung landasan. Bandara Internasional Miami tidak memiliki Engineered Material Arresting System (EMAS), sistem yang menggunakan material ringan yang dirancang untuk hancur ketika dilindas roda pesawat sehingga membantu menghentikan pesawat yang keluar dari landasan.
Mary Schiavo, analis transportasi CNN dan mantan inspektur jenderal Departemen Transportasi AS, menilai keberadaan sistem tersebut penting bagi bandara yang dikelilingi kawasan perkotaan.
“Saat pesawat melampaui ujung landasan pacu, roda-rodanya menghantam permukaan di sana. Pesawat pun berhenti,” kata Schiavo.
“Untuk bandara yang dikelilingi oleh permukiman seperti ini, diperlukan sistem ‘arrestor bed’ di ujung landasan pacu guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” lanjutnya.
Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih belum ditetapkan. NTSB dijadwalkan memberikan perkembangan terbaru mengenai penyelidikan pada Selasa (8/9/2026). (ham)

NOW ON AIR SSFM 100

