Laksamana TNI Muhammad Ali Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) memimpin apel siaga bencana di Hari Jadi TNI AL ke-81, Kamis (10/9/2026) pagi di Dermaga Madura Koarmada II Surabaya.
Ia menyebut, terus mengirimkan prajurit dan alutsista ke daerah-daerah terdampak bencana alam, gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, juga banjir bandang dan longsor di Sumatera.
“Baru saja kita menyaksikan dalam 2 hari terakhir ada erupsi Gunung Anak Krakatau yang cukup mengganggu penerbangan terutama ya, penerbangan dari yang dari dan menuju Jakarta,” bebernya.
Untuk gempa di NTT, ia menyebut sudah mengerahkan 5 Kapal Republik Indonesia (KRI).
“Tapi sekarang sudah mulai dikurangi karena sekarang sudah proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” ungkapnya lagi.

Namun ia menyebut akan menarik perlahan dan menambah pasukan Zeni Marinir untuk membantu rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Untuk karhutla di tiap-tiap daerah yang terdampak dari kebakaran hutan seperti Lanal ataupun Kodaeral itu pasukannya terus melaksanakan kegiatan sampai diupayakan sampai padam ya,” bebernya.
Selain terlibat penanganan bencana, ia memastikan sudah mengerahkan 2 KRI untuk pencarian 5 jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
“Kita terus berupaya terus bersama seluruh stakeholder terkait eh sampai padam sesuai perintah dari Bapak Presiden,” jelasnya. (lta/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

