Rangga Aribowo Ahli Muda Bidang Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan Basarnas mengatakan, pembagian sektor dilakukan karena area pencarian cukup luas.
“Untuk luas area pencarian 6.010 mil laut persegi, pencariannya cukup luas dan dibagi menjadi enam sektor, terdiri dari lima sektor laut dan satu udara,” kata Rangga.
Sektor V memiliki luas 840 mil laut persegi dan disisir menggunakan dua kapal TNI AL, yakni KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk.
Sektor W memiliki luas 1.120 mil laut persegi dengan pengerahan KAL Anyer. Sementara Sektor X seluas 681 mil laut persegi menjadi wilayah dengan unsur pencarian terbanyak, yakni delapan kapal.
Delapan kapal yang dikerahkan di Sektor X terdiri atas KN SAR Tetuka, RBB Peucang, RIB 02 Basarnas Banten, RIB 02 Basarnas Lampung, kapal polisi 2016, kapal polisi 2013, KM Garuda, dan KM Bima.

NOW ON AIR SSFM 100

