Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa sebanyak 31 orang sebagai saksi insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) lalu
“Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan terhadap 31 orang, yang terdiri atas pelapor, pengemudi taksi, penjaga palang, saksi di sekitar lokasi, korban, petugas operasional PT KAI, serta pihak-pihak lain yang mengetahui langsung peristiwa tersebut,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto Kabid Humas Polda Metro Jaya, Minggu (3/5/2026) dilansir Antara.
Sekarang, penanganan berada di tahap penyidikan yang ditangani Subdit Kamneg (Keamanan Negara) Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum) Polda Metro Jaya.
“Sejauh ini, penyidik telah melakukan cek tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, pendalaman rekaman CCTV, koordinasi dengan rumah sakit terkait korban, permintaan visum, serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pihak-pihak terkait lainnya,” ungkapnya.
Setelah rangkaian tersebut, tim penyidik akan lanjut bergerak memintai keterangan dari Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, pihak Taksi Green, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai pelengkap rangkaian penyidikan.
Selain itu, rangkaian penyidikan juga berguna dalam perolehan gambaran utuh insiden kecelakaan serta dalam sudut pandang objektif.
Seperti diketahui, kecelakaan maut terjadi pada Senin (27/4/2026) malam lalu, yang mengakibatkan 16 korban jiwa dan puluhan orang luka-luka.
Insiden yang melibatkan tiga kereta api yang berbeda dan satu unit Taksi Green SM itu pada awalnya dipicu oleh mogoknya taksi di tengah perlintasan rel akibat gangguan sistem kelistrikan.
Mobil taksi itu kemudian ditabrak oleh sebuah KRL, yang membuat satu rangkaian KRL berhenti di jalur perlintasan langsung (JPL). Akibatnya, KRL lain yang menuju ke Cikarang harus berhenti di Stasiun Bekasi Timur, di jalur yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek.
Tidak lama kemudian, KRL itu ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek hingga gerbong belakang khusus wanita hancur dan merenggut belasan nyawa. (ant/vve/bil/rid)
NOW ON AIR SSFM 100

