Selain sebagai bentuk pengembangan karier, rotasi jabatan juga diperlukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri. Hal ini juga menjadi upaya penyegaran organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas berjalan optimal, seiring dengan perkembangan tantangan tugas Polri yang semakin kompleks,” kata Johnny dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Dari keseluruhan 264 personel yang masuk dalam daftar mutasi, sebanyak 224 personel termasuk dalam kategori promosi dan flat.
Perubahan jabatan tersebut meliputi berbagai tingkatan kepangkatan, mulai dari Perwira Tinggi hingga Perwira Menengah, baik di lingkungan Mabes Polri maupun satuan kewilayahan.
Sejumlah posisi di Mabes Polri yang mengalami pergantian di antaranya Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri yang kini dipercayakan kepada Kombes Pol. Gatot Sujono.
NOW ON AIR SSFM 100

