Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan akomodasi jemaah Indonesia di Madinah tahun ini lebih baik dibanding musim haji sebelumnya. Hotel-hotel yang disiapkan seluruhnya berada dekat dengan Masjid Nabawi, sehingga memudahkan jemaah beribadah.
Agus Khudlori Koordinator Tugas dan Fungsi Akomodasi Sektor Madinah mengatakan hotel terjauh hanya berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari Masjid Nabawi. Bahkan, ada hotel yang hanya berjarak tiga hingga empat menit.
“Rata-rata hotel yang ada di kita itu paling jauh 10 menit dari masjid, sehingga kemudian jemaah bisa mengakses dengan mudah dan cepat,” katanya, pada Jumat (24/4/2026).
Selain lokasi strategis, hotel yang ditempati jemaah juga memiliki fasilitas memadai dengan standar internasional. Jemaah menempati kamar berkapasitas tiga hingga enam orang, serta mendapat makan tiga kali sehari berikut minuman dan perlengkapan dasar hotel.
Untuk jemaah prioritas seperti lansia dan penyandang disabilitas, petugas menyiapkan tim khusus Lansia dan Disabilitas atau Landis. Tim ini siap membantu mobilitas jemaah, termasuk menyediakan kursi roda untuk menuju Masjid Nabawi.
“Tim kami di hotel terutama dari tim lansia dan disabilitas selalu siap untuk mengantarkan jemaah kapan pun mereka butuh untuk beribadah ke masjid,” ujarnya.
Sementara itu, soal koper jemaah, petugas memastikan barang bawaan besar tetap tiba pada hari yang sama. Koper besar memang diangkut terpisah dari bus jemaah, namun biasanya hanya berselang satu hingga dua jam.
Untuk penempatan kamar, tahun ini proses dinilai lebih cepat karena menggunakan basis data Sidhu. Sistem tersebut memudahkan plotting kamar sehingga penempatan jemaah lebih tertata.
“Saya rasa tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu,” pungkasnya.(ris/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
