Senin, 27 Juli 2026

Program Transmigrasi Disebut Jadi Motor Pembangunan, Hasilkan 1.567 Desa hingga 116 Kabupaten

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Viva Yoga Mauladi Wakil Menteri Transmigrasi, menjelaskan tentang dinamika transmigrasi Indonesia, Kamis (5/12/2024). Foto: Dokumen suarasurabaya.net

Viva Yoga Mauladi Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) menyebut program transmigrasi telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan wilayah di Indonesia.

Sejak dijalankan pemerintah, program tersebut disebut telah melahirkan 116 kabupaten dan kota sebagai pusat-pusat pertumbuhan baru.

“Program transmigrasi dari zaman Presiden Soekarno sampai Presiden Prabowo telah melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, 116 kabupaten dan kota, serta tiga ibu kota provinsi,” kata Viva Yoga saat memberikan pembekalan kepada peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026).

Selain melahirkan 116 kabupaten dan kota, Viva Yoga menjelaskan program transmigrasi juga telah menghasilkan 1.567 desa definitif dan 466 kecamatan di berbagai wilayah Indonesia.

Ia menyebut tiga ibu kota provinsi yang berkembang dari kawasan transmigrasi, yakni Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa transmigrasi memiliki peran penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan nasional.

Viva Yoga menegaskan, transmigrasi bukan sekadar program perpindahan penduduk, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan kawasan yang mampu mengubah daerah terpencil menjadi pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya.

“Dengan adanya perpindahan penduduk, daerah yang semula terisolasi dan tidak produktif berkembang menjadi desa, desa menjadi kecamatan, kecamatan menjadi kabupaten, hingga provinsi,” ujarnya.

Ia menilai perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa program transmigrasi mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Viva Yoga juga menyoroti keberhasilan program transmigrasi dari sisi mobilitas sosial masyarakat. Menurutnya, banyak anak dari keluarga transmigran kini berhasil menduduki berbagai jabatan strategis di pemerintahan.

“Anak-anak transmigran sekarang banyak yang menjadi gubernur, bupati, wali kota, anggota DPR, dan pejabat lainnya. Ini menunjukkan transmigrasi telah membuka kesempatan bagi mobilitas sosial masyarakat,” katanya.

Ia berharap program transmigrasi terus menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperkuat pembangunan wilayah sekaligus menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di berbagai daerah Indonesia. (ant/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Senin, 27 Juli 2026
25o
Kurs