Sementara Heri Mulyadi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo mengatakan, Puncak Seruni Point ditutup demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan wisatawan karena pergerakan titik api mengarah ke sana.
“Puncak Seruni Point ramai dikunjungi sejak empat pintu masuk menuju Gunung Bromo ditutup oleh pihak TNBTS karena wisatawan dapat melihat matahari terbit dari sana, bahkan jumlah pengunjung pernah mencapai 2.000 orang,” katanya.
Sejauh ini, lanjut dia, tidak ada kerusakan sarana penunjang wisata di Seruni Point karena sebagian besar fasilitas dibuat dari beton, sehingga aman.
Petugas juga langsung memasang portal serta rambu larangan melintas di jalur menuju Puncak Seruni Point karena masih ada sebagian wisatawan yang belum mengetahui penutupan tersebut.
“Wisatawan dan masyarakat diminta mematuhi barikade dan tidak mencoba menerobos ke kawasan yang berpotensi terdampak kebakaran Gunung Bromo,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

