BRIN Temukan Spesies Baru di Laut Indonesia, Habitatnya Baru Diketahui di Banyuwangi
Senin, 20 Juli 2026 | 17:00 WIB
Festival Memengan Tradisional dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, digelar di Taman Blambangan, Banyuwangi pada Sabtu (25/6/2026). Foto: Humas Pemkab Banyuwangi
Menurut Ipuk, permainan tradisional mampu melatih kemampuan bersosialisasi, kerja sama, sportivitas, hingga kreativitas anak.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Selain melestarikan budaya, festival ini juga menjadi salah satu upaya mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.
Ipuk menilai teknologi tidak bisa dipisahkan dari kehidupan anak-anak, namun perlu diimbangi dengan aktivitas yang mendorong interaksi sosial dan aktivitas fisik.
“Teknologi tidak bisa kita hindarkan dari anak-anak. Namun kita bisa mencari penyeimbang agar teknologi tidak sampai merusak karakter mereka. Salah satunya, dengan diberikan ruang berinteraksi semacam ini,” ujarnya.