Ia mengatakan, paguyuban Seni Reyog Krida Satria Tama dalam Soerabaja Festival ini mengemas pertunjukan dengan durasi yang lebih ringkas, namun tetap mengangkat rangkaian cerita mulai dari Prabu Klono Sewandono yang berupaya mendapatkan Dewi Songgolangit hingga peperangan dengan Singo Barong.
Sejumlah karakter dan tarian khas Reyog juga ditampilkan, di antaranya Tari Jatil, Tari Warok, Bujang Ganong, hingga Dadak Merak.
“Yang pastinya ini Reyog asli dari Ponorogo, kami ulik lagi, kita garap lagi, kita kemas lagi sedemikian porsi lebih kecilnya di acara Soerabaja Festival ini,” tuturnya.

Pertunjukan Reyog Krida Satria Tama itu ditampilkan oleh sekitar 50 orang yang terdiri dari penari hingga kru yang menyiapkan rangkaian cerita reyog.

NOW ON AIR SSFM 100

