Ia menjelaskan, kegiatan ini akan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, santri, mahasiswa, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga aparatur sipil negara dari berbagai kementerian dan lembaga.
“Rencananya kegiatan ini akan diikuti oleh para pelajar, santri, mahasiswa, guru, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan ormas, serta ASN dari lintas kementerian dan lembaga. Kami juga berharap masyarakat Indonesia dapat mengikuti doa bersama ini dari rumah masing-masing,” kata Kamaruddin.
Selain zikir bersama, acara juga akan menghadirkan doa lintas agama, penampilan paduan suara, serta pembacaan shalawat yang dipandu oleh Habib Syekh. Menurut Kamaruddin, keterlibatan seluruh unsur agama menjadi simbol kuat kerukunan dan persatuan bangsa.
Sementara itu, Abu Rokhmad Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang juga Ketua Panitia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk merefleksikan keberagaman Indonesia yang hidup dalam semangat persaudaraan.
“Momentum ini menghadirkan wajah Indonesia yang sesungguhnya. Berbeda keyakinan dan tradisi, tetapi dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada bangsa dan negara,” ujar Abu Rokhmad.

NOW ON AIR SSFM 100

