“Kita ke Pulau Sertung dari Pelabuhan Ciwandan, total 81 mil perjalanan selama 8 jam. Kita memantau secara umum, melihat situasi yang ada di sekitar laut, mungkin ada benda-benda atau bekas puing-puing kapal dan lain-lain,” ujar Hengki.
Petugas juga melibatkan nelayan yang beraktivitas di sekitar wilayah pencarian. Mereka diminta membantu memberikan informasi apabila menemukan benda, kondisi, atau petunjuk lain yang berkaitan dengan rombongan yang hilang.
“Termasuk memantau rekan-rekan dari nelayan yang melaksanakan juga kegiatan sehari-harinya untuk bekerja sama menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan pencarian,” imbuhnya dilansir dari Antara.
Sementara itu, kondisi sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau masih dipengaruhi tutupan awan. Pemantauan terhadap kawasan tersebut tetap dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan personel.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat maupun wisatawan juga dilarang mendekati kawasan gunung api tersebut dalam radius 3 kilometer.

NOW ON AIR SSFM 100

