Senin, 9 November 2026

Sayembara Pemkot Surabaya, Warga yang Foto Aksi Pencurian Aset Kota Dapat Rp300 Ribu

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
M. Fikser (tengah) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dan Irna Pawanti (kiri) Kepala Satpol PP Kota Surabaya soal asetmilik Pemerintah Kota Surabaya yang dicuri maling, mulai lampu, kabel, hingga kursi taman saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (7/8/2026). Foto: Billy suarasurabaya.net

Sayembara itu, lanjut Fikser, juga berlaku untuk warga yang buang sampah sembarangan seperti di sungai. “Pokoknya orangnya foto, kirim ke kami, kami apresiasi gitu loh. Kami kasih Rp300.000,” ucapnya.

Kepala DLH mengatakan, stimulan ini perlu untuk menggugah kepedulian masyarakat. “Jadi itu untuk menggugah masyarakat ya, supaya mau peduli bersama-sama dengan kami gitu ya. Memang perlu ada stimulan,” ucapnya.

Menurutnya, kepedulian masyarakat jadi penting lantaran pelaku pencurian fasilitas kota terkadang beraksi seolah-olah sedang melakukan pekerjaan resmi. Bahkan, kebanyakan warga terkecoh karena mengira orang yang memotong atau mengangkut fasilitas taman adalah petugas perawatan.

“Jadi kadang-kadang dikira itu mungkin petugas dari kebersihan ya, atau melakukan perawatan gitu ya. Jadi orang ngambil ya biasa saja begitu. Karena enggak ada warga juga yang mau berhenti mau menanyakan, ‘Loh, ini ada apa?’ kan itu yang kurang,” katanya.

Selain melibatkan masyarakat, Satpol PP Kota Surabaya turut memperkuat pengawasan melalui patroli di sejumlah kawasan. Irna Pawanti Plt. Kepala Satpol PP Kota Surabaya mengatakan, pengawasan dilakukan salah satunya lewat tim Jolodoro yang berpatroli jalan kaki maupun bersepeda di 127 titik pedestrian.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Gundukan Kerikil di Bratang Binangun

Truk Terguling di Menjelang Sembayat

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Surabaya
Senin, 9 November 2026
26o
Kurs