Minggu, 27 September 2026

Sebelum Meninggal, Pendaki Gunung Piramid Asal Surabaya Janji Menemui Anaknya di Bali

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Kenangan foto Maliya Finda (51 tahun) pendaki yang meninggal di Gunung Piramid Bondowoso bersama cucunya, anak dari Fara, anak perempuannya. Foto: dokumen pribadi Fara, anak tunggal Maliya Finda

Kini, Fara hanya bisa melihat riwayat chat bersama Maliya yang selalu merespons pesan anak tunggalnya yang tinggal merantau itu dengan kata sayang.

“Mama selalu kalau aku kirim chat panggil Mama gitu, selalu dijawab apa sayang. Banyak hal yang aku kangenin dari Mama,” imbuhnya.

Dia juga merindukan antusiasme Maliya yang selalu menawarkan oleh-oleh makanan khas daerah dari setiap gunung tujuannya mendaki.

Menurut Fara, Maliya suka mendaki sejak ikut open trip mendaki bukit di Labuan Bajo 2023. Setelahnya, hampir seminggu atau dua minggu sekali Maliya pamit mendaki ke berbagai daerah mulai Makassar, Medan, dan lainnya.

“Kalau di Jawa Timur jarang izin, kalau jauh selalu izin kan naik pesawat gitu-gitu,” ungkapnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 27 September 2026
30o
Kurs