Kepala Bakom RI itu menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan SR dirancang khusus untuk memfasilitasi anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 atau masyarakat kurang mampu.
Pembangunan sekolah dengan format asrama ini diharapkan menjadi jalan perubahan nasib bagi keluarga prasejahtera karena menerapkan tiga kurikulum sekaligus.
“Mudah-mudahan tempat ini akan menjadi pintu, menjadi jalan bagi perubahan nasib anak-anak kita yang kurang beruntung,” jelasnya.
Sementara itu total daya tampung SR Terintegrasi 2 Surabaya mencapai 370 anak. Dengan rincian 100 siswa lama dari Sekolah Rakyat Rintisan, sedangkan 270 siswa lainnya adalah peserta didik baru khusus wilayah Surabaya.
Kemudian pada tahap awal operasional ini, Qodari menyebut manajemen sekolah masih dalam satu pengelolaan untuk sementara waktu meliputi jenjang SD, SMP dan SMA.

NOW ON AIR SSFM 100

