Menurut Isa, pilihan orang tua terhadap sekolah sangat dipengaruhi oleh persepsi kualitas. Mulai dari tambahan pelajaran agama, pembentukan akhlak, program internasional, hingga lingkungan belajar yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan anak.
Meski begitu, ia menegaskan sekolah yang baik tidak selalu identik dengan biaya mahal atau fasilitas modern. Ukuran utama kualitas pendidikan, kata Isa, adalah kemampuan sekolah membantu anak bertumbuh dari titik awalnya.
“Menurut saya, memilih sekolah tidak harus mahal. Memang asumsinya yang mahal selalu baik, tapi menurut saya tidak selalu begitu,” jelasnya.
“Bagi saya, sekolah harus diukur dari kemampuannya menjadikan anak bertumbuh,” tambah Isa.
Ia menjelaskan, yang paling penting dari sebuah sekolah bukan hanya gedung, fasilitas, atau citra luar, melainkan atmosfer belajar yang dibangun di dalamnya. Atmosfer itu mencakup kualitas guru, pelayanan sekolah, proses belajar, dan kenyamanan anak selama berada di lingkungan sekolah.

NOW ON AIR SSFM 100

