Kamis, 29 Oktober 2026

Sopir Truk Boks Megal-Megol di Tol Akhirnya Ditilang Polisi, Ngaku Ingin Sapa Teman

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Truk boks yang menyetir ugal-ugalan dengan cara megal-megol di Tol Waru arah Dupak, Kamis (29/10/2026) pagi. Foto: Revangga via WA SS

Sopir truk boks yang viral karena ugal-ugalan saat mengemudikan kendaraannya dengan cara meliuk-liuk atau megal-megol di Tol Waru arah Dupak, Kamis (29/10/2026) pagi tadi, akhirnya ditilang polisi.

AKP Mulyani Kanit Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim 2 mengatakan, saat dimintai keterangan, pengemudi beirisial S (25 tahun) itu mengaku melakukan aksinya karena ingin menyapa teman yang berada di depannya.

“Alhamdulillah ini sudah kita kasih undangan surat cinta nih,” kata AKP Mulyani kepada Radio Suara Surabaya, Kamis sore.

Diberitakan sebelumnya, seorang pendengar Radio Suara Surabaya melaporkan truk boks yang melaju secara tidak wajar di lajur tengah KM 8 Tol Waru arah Dupak, tepatnya sekitar pukul 08.00 WIB.

Dalam video yang beredar, kendaraan itu terlihat beberapa kali sengaja bergerak ke kanan dan kiri seperti megal-megol, saat melintas di jalan tol. Menindaklanjuti laporan itu, polisi kemudian melakukan penelusuran dengan memeriksa sejumlah titik jalur tol, termasuk arah Dupak dan Gresik.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SUARA SURABAYA (@suarasurabayamedia)


Petugas kemudian berhasil mengidentifikasi perusahaan ekspedisi truk boks tersebut, melalui informasi yang tertera pada kendaraan. Penelusuran mengarahkan ke gudang perusahaan di kawasan Sepanjang, Sidoarjo.

Di sana, petugas berkoordinasi dengan koordinator perusahaan, untuk memastikan identitas pengemudi. Tapi saat dihubungi, S diketahui sudah berada di Bojonegoro dalam perjalanan menuju Jakarta. “Mas S ini sudah nyampe Bojonegoro,” ungkap Mulyani.

Setelah berkoordinasi dengan perusahaannya, S kemudian diminta kembali ke gudang di Sepanjang sebelum diarahkan ke PJR Jatim 2 untuk memberikan klarifikasi.

Dari hasil pemeriksaan, S mengaku sengaja menggerakkan truknya ke kanan dan kiri untuk menyapa rekannya yang ada di depan. Mulyani menyebut tindakan tersebut bukan dilakukan untuk membuat konten media sosial, seperti yang diduga sejumlah warganet.

“Intinya dia ada temannya sebelah, intinya mau menyapa temannya, enggak tahunya viral seperti itu,” jelasnya.

Menurut Mulyani, S awalnya sempat tersenyum saat pertama kali dimintai keterangan. Tapi, setelah mendapat penjelasan mengenai bahaya perbuatannya, pengemudi tersebut akhirnya menyadari kesalahannya. Yang bersangkutan bersama pihak perusahaan juga telah menyampaikan permintaan maaf.

Mulyani mengingatkan bahwa tindakan tersebut dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya, terutama jika sampai menyebabkan kecelakaan. Ia juga menegaskan bahwa keinginan menyapa rekan sesama pengemudi tidak boleh dilakukan dengan cara yang membahayakan keselamatan.

Atas tindakannya, S ditilang berdasarkan Pasal 283 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tentang mengemudi secara tidak wajar atau melakukan kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi saat berkendara.

Mulyani menjelaskan, manuver megal-megol tersebut termasuk perilaku berkendara yang tidak wajar dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. “Pengemudi tidak wajar, bentuk perbuatannya yaitu melakukan kegiatan lain saat mengemudi,” ujarnya.

Atas pelanggarannya, S terkena denda maksimal Rp750 ribu. AKP Mulyani memastikan denda tidak dibayarkan langsung kepada petugas di lokasi, melainkan diproses melalui mekanisme persidangan. “Nanti tetap kita sidangkan di kejaksaan,” katanya.

Adapun selain memeriksa S, petugas juga memastikan kondisi kendaraan dan kelengkapan dokumennya. Mulyani mengatakan, tidak ditemukan kerusakan pada kendaraan maupun barang yang diangkut. Truk tersebut membawa sejumlah muatan berupa biskuit, karpet, dan masker.

Dokumen kendaraan, termasuk Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan bukti uji kir juga dinyatakan lengkap. Dari informasi perusahaan, Mulyani menyampaikan bahwa  S telah menjalani pemeriksaan urine sekitar satu minggu sebelumnya di Jakarta dengan hasil negatif.

Anaknya sehat. Karena satu minggu lalu, dicek masalah urin dari pihak Jakarta Alhamdulillah sudah dinyatakan nihil,” bebernya. (bil/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2026
30o
Kurs