Rabu, 2 September 2026

Subandi Ingatkan Potensi Penolakan MBG Jika Kasus Keracunan Terus Terulang

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Subandi Bupati Sidoarjo meninjau puluhan santri Ponpes Manbaul Hikam yang baru merasakan keluhan gejala dugaan keracunan MBG, Rabu (2/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Subandi Bupati Sidoarjo mengingatkan potensi munculnya penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari sekolah maupun pondok pesantren apabila kasus dugaan keracunan terus terulang.

Peringatan itu disampaikan setelah ratusan penerima MBG di Tanggulangin mengalami dugaan keracunan. Hingga Rabu (2/9/2026), total korban tercatat 567 orang dengan 457 di antaranya telah diperbolehkan pulang.

“Dengan adanya seperti ini harus ada koreksi. Jadi jangan sampai terjadi lagi. Kalau terjadi lagi, pasti nanti akan ada penolakan MBG yang diberikan ke sekolahan-sekolahan,” kata Subandi saat on air di Radio Suara Surabaya, Rabu (2/9/2026) sore.

Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi evaluasi serius, karena kepercayaan masyarakat terhadap program MBG dapat menurun apabila kejadian serupa terulang.

Adapun dari 567 korban keracunan itu, mayoritas berasal dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin. Mereka mendapatkan pasokan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini sudah diberhentikan operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Rabu, 2 September 2026
30o
Kurs