Subandi Bupati Sidoarjo mengingatkan potensi munculnya penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari sekolah maupun pondok pesantren apabila kasus dugaan keracunan terus terulang.
Peringatan itu disampaikan setelah ratusan penerima MBG di Tanggulangin mengalami dugaan keracunan. Hingga Rabu (2/9/2026), total korban tercatat 567 orang dengan 457 di antaranya telah diperbolehkan pulang.
“Dengan adanya seperti ini harus ada koreksi. Jadi jangan sampai terjadi lagi. Kalau terjadi lagi, pasti nanti akan ada penolakan MBG yang diberikan ke sekolahan-sekolahan,” kata Subandi saat on air di Radio Suara Surabaya, Rabu (2/9/2026) sore.
Menurutnya, kasus tersebut harus menjadi evaluasi serius, karena kepercayaan masyarakat terhadap program MBG dapat menurun apabila kejadian serupa terulang.
Adapun dari 567 korban keracunan itu, mayoritas berasal dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin. Mereka mendapatkan pasokan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini sudah diberhentikan operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

NOW ON AIR SSFM 100

