Rabu, 29 Juli 2026

Terduga Pelaku Pungli SWK Tambak Wedi dan CFD Darmo Minta Maaf, Wali Kota Surabaya: Tetap Proses Hukum

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat berbincang-bincang dalam program Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (23/1/2026). Foto: Chandra suarasurabaya.net

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta terduga pelaku pungutan liar (pungli) di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi dan car free day (CFD) Darmo diproses hukum meski sudah minta maaf.

Dia membenarkan, kedua terduga pelaku sudah mengakui kesalahan, dan paguyuban PKL Tambak Wedi telah mengembalikan hasil pungli.

“Ada dua pihak yang datang menemui saya secara bersamaan. Pertama, paguyuban pedagang kaki lima di Tambak Wedi. Kedua, Bu Erna, yang sempat ramai diperbincangkan karena kasus pungutan di kawasan CFD Darmo. Keduanya telah mengakui kesalahannya,” katanya lewat keterangan pers, Rabu (28/7/2026).

“Setelah kejadian itu saya laporkan, uang yang telah dipungut langsung dikembalikan. Kemudian mereka meminta maaf,” tuturnya lagi.

BACA JUGA: Wali Kota Surabaya Copot Lurah Tambak Wedi Usai Warga Keluhkan Dugaan Praktik Jual Beli Stan SWK

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Surabaya
Rabu, 29 Juli 2026
28o
Kurs