Yona Bagus Widyatmoko Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) Kota Surabaya meminta lurah-camat meningkatkan pengawasan terhadap persoalan warga.
Permintaan itu disampaikan, setelah adanya dugaan praktik jual beli stan di Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Tambak Wedi yang dilakukan oleh paguyuban.
Atas keluhan warga itu, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya pun mencopot Yusufian Lurah Tambak Wedi, menjadi kepala seksi di Kelurahan Kalisari.
“Kejadian ini harus menjadi peringatan bagi seluruh camat dan lurah agar lebih sering turun ke lapangan dan tidak hanya duduk di belakang meja. Mereka wajib memiliki kepekaan terhadap persoalan warga sehingga setiap masalah dapat diselesaikan lebih cepat,” beber Yona, Kamis (9/7/2026).
Ia juga meminta penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di SWK Tambak Wedi itu tetap mengedepankan mekanisme birokrasi yang berlaku.

NOW ON AIR SSFM 100

